
MENGINTIP BURUNG-BURUNG PENGHUNI KAMPUS UNPATTI BERSAMA MEMBER KKI


Briefing Sebelum Pengamatan dan Suasana Pengamatan
Penggunaan alat bantu untuk identifikasi memang diperlukan dalam pengamatan burung, seperti binocular dan kamera. Apabila jam terbang dalam mengamati burung sudah tinggi, tentunya pendengaran pun menjadi lebih sensitif untuk bisa membedakan suara jenis burung tertentu.
Yey asyik…… beta bisa!. Celoteh salah seorang member KKI yang baru melakukan pengamatan burung. Begitu excited dan gembiranya dia manakala dapat melihat dan mengidentifikasi dua ekor burung cucak kutilang Pygnonotus aurygaster yang melintas sambil acrobat tepat diatas kepalanya dan hampir setiap hari sebenarnya dilihat di kampus, akan tetapi baru ngeh dan biasanya terabaikan ternyata menarik juga untuk diperhatikan.


Tak terasa, satu per satu burung - burung yang dijumpai telah tercatat dan tergambar di dalam work sheet mereka. Waktunya diskusi bersama semua member KKI dalam lingkaran untuk mempresentasikan hasil buruan yang telah diamati. Tanpa malu - malu, satu per satu member KKI pun menjelaskan hasil pengamatan dan mengungkapkan kekaguman dan keseruannya mengikuti kegiatan ini. Meskipun harus hujan-hujanan mereka juga rela berpakaian serba gelap, tidak berisik dan tidak menggunakan parfum mencolok. Hal ini dilakukan agar lebih mempermudah dalam menemukan dan melakukan penyamaran untuk mengamati burung.
Ternyata dari pengamatan singkat itu, ditemukan sekitar 20 jenis burung di kampus Universitas Pattimura, diantaranya yaitu cucak kutilang, perkutut jawa, kareo padi, burung gereja erasia, kipasan kebun, perling kumbang, perling maluku, layang-layang batu, walet polos, burung madu maluku, burung madu hitam, cekakak australia, bondol rawa dan sikatan kelabu. Kegiatan positif ini sangat perlu secara regular dilakukan dan lebih inklusif penyebarannya. Tidak hanya untuk mengisi waktu luang saja, akan tetapi juga menumbuhkan rasa lebih peduli terhadap lingkungan sekitar kita dan terhadap keanekaragaman burung yang ada. Yuk mulai menjaga kekayaan burung Indonesia!!!

