Antusiasme Member KKI Mengamati Burung-burung


MENGINTIP BURUNG-BURUNG PENGHUNI KAMPUS UNPATTI BERSAMA MEMBER KKI 


Oleh Al Khaidir Ali


11 Mei 2024, ditemani cuaca kota Ambon yang berawan diselingi rintik-rintik hujan, sekelompok anak muda telah duduk menunggu di rumah payung FMIPA. Pagi itu memang jadwal para member KKI pengamatan burung, di kampus Unpatti tercinta. Kegiatan rutin ini merupakan ajang mengasah kemampuan para member dalam mengidentifikasi, mengasah kejelian mereka, kesabaran dan kedisiplinan. Meskipun cuaca sedang tidak terlalu bersahabat namun antusiasme peseta pengamatan sangat tinggi. Sekitar 12 member yang bergabung dalam pengamatan ini semuanya merupakan mahasiswa jurusan Biologi FMIPA Unpatti. Agar pengamatan lebih fokus maka kami coba bagi menjadi tiga tim. Tak lupa sebelum memulai mengamati kami melakukan briefing teknis pengamatan telebih dahulu, pembagian binocular dan tata cara pengisian work sheet. 


Briefing Sebelum Pengamatan dan Suasana Pengamatan

Gerimis hujan tak menyurutkan langkah kaki kami, menyusuri setiap sudut kampus yang masih rindang dengan pepohonan yang dimulai dari pukul 7 pagi hingga pukul 10 siang. Alasan mengapa pengamatan kali ini dilaksanakan di area sekitar kampus adalah karena disini memiliki wilayah yang cukup luas, lebih mudah untuk tracknya bagi pemula dan adanya danau kecil tempat beberapa jenis burung air mencari makan.  Suara nyayian burung juga menemani sepanjang pengamatan. Ada banyak burung yang bertengger, terbang kesana kemari untuk mencari makan dan membuat sarang. Agak sulit memang untuk mengetahui jenis burung dengan ukuran yang kecil dan lincah, untuk itu pencatatan dan deskripsi dalam work sheet sangat diperlukan agar mempermudah dalam identifikasi.


Penggunaan alat bantu untuk identifikasi memang diperlukan dalam pengamatan burung, seperti binocular dan kamera. Apabila jam terbang dalam mengamati burung sudah tinggi, tentunya pendengaran pun menjadi lebih sensitif untuk bisa membedakan suara jenis burung tertentu.


Yey asyik…… beta bisa!. Celoteh salah seorang member KKI yang baru melakukan pengamatan burung. Begitu excited dan gembiranya dia manakala dapat melihat dan mengidentifikasi dua ekor burung cucak kutilang Pygnonotus aurygaster yang melintas sambil acrobat tepat diatas kepalanya dan  hampir setiap hari sebenarnya dilihat di kampus, akan tetapi baru ngeh dan biasanya terabaikan ternyata menarik juga untuk diperhatikan.


Cucak kutilang Pycnonotus aurigaster dan Sikatan kelabu Myagra galeata (betina)


Tak terasa, satu per satu burung - burung yang dijumpai telah tercatat dan tergambar di dalam work sheet mereka. Waktunya diskusi bersama semua member KKI dalam lingkaran untuk mempresentasikan hasil buruan yang telah diamati. Tanpa malu - malu, satu per satu member KKI pun menjelaskan hasil pengamatan dan mengungkapkan kekaguman dan keseruannya mengikuti kegiatan ini. Meskipun harus hujan-hujanan mereka juga rela berpakaian serba gelap, tidak berisik dan tidak menggunakan parfum mencolok. Hal ini dilakukan agar lebih mempermudah dalam menemukan dan melakukan penyamaran untuk mengamati burung.


Ternyata dari pengamatan singkat itu, ditemukan sekitar 20 jenis burung di kampus Universitas Pattimura, diantaranya yaitu cucak kutilang, perkutut jawa, kareo padi, burung gereja erasia, kipasan kebun, perling kumbang, perling maluku, layang-layang batu, walet polos, burung madu maluku, burung madu hitam, cekakak australia, bondol rawa dan sikatan kelabu. Kegiatan positif ini sangat perlu secara regular dilakukan dan lebih inklusif penyebarannya. Tidak hanya untuk mengisi waktu luang saja, akan tetapi juga menumbuhkan rasa lebih peduli terhadap lingkungan sekitar kita dan terhadap keanekaragaman burung yang ada. Yuk mulai menjaga kekayaan burung Indonesia!!!


Perling ungu Aplonis metallica dan Cekakak australia Todirampus sanctus 
Diskusi Hasil Pengamatan dan Foto Bersama Tim Member KKI